Frequently Asked Question (FAQ) Kemitraan Barburger
TOPIK
Barburger membuka kemitraan?
Apakah Barburger membuka kemitraan?
Ya, setelah sekian lama dinanti para investor dan selama ini kemitraan belum terbuka untuk umum, kini Barburger membuka peluang kemitraan secara terbatas, selektif, terukur dan bertanggungjawab.
Barburger tidak berorientasi pada pembukaan cabang secara agresif dan massif, melainkan berorientasi pada pertumbuhan usaha yang sehat dan bertahap, pengelolaan usaha yang profesional, menguntungkan dan berkelanjutan.
Barburger Menjual Kemitraan?
Tidak
Apakah Barburger bisnis yang sedang tren?
Bukan. Barburger bukan bisnis musiman, bukan bisnis sesaat, bukan pula usaha jangka pendek. Barburger bukanlah brand yang cepat viral dan populer dalam waktu singkat, fomo sesaat, agresif membabi-buta dalam membuka ratusan cabang di berbagai kota dalam hitungan bulan, tapi buruk dalam hal operasional dan lemah dalam manajemen, yang pada gilirannya merugi, lambat laun meredup dan pada akhirnya mati selamanya.
Barburger adalah usaha kuliner jangka panjang yang berorientasi pada excellent operation, trainings & people development yang serius dan konsisten, manajemen yang rapi dan solid, laporan administrasi dan pembukuan yang disiplin, penjualan yang terus meningkat dari tahun ke tahun, serta keuangan yang sehat dan menguntungkan (profitable), dan tentunya bisnis yang berkelanjutan sepanjang masa (sustainable).
Apa yang dimaksud Kemitraan Barburger yang Terbatas, Terukur dan Bertanggungjawab?
Dalam membuka cabang baru (scale-up), Barburger dikenal sangat berhati-hati dan penuh perhitungan. Barburger bukanlah tipe usaha yang sangat agresif membuka puluhan bahkan ratusan cabang dalam waktu singkat. Barburger lebih mengutamakan kesuksesan cabang yang sudah dibuka terlebih dahulu, memastikan cabang tersebut memiliki performa operasional yang baik dan memperoleh keuntungan yang berlanjut. Bila performa dari cabang yang existing sudah konsisten baik, maka barulah Barburger membuka cabang baru.
Barburger memiliki prinsip buka cabang terukur, selekktif dan terbatas. Oleh karena itu, sejak dari tahap perencanaan (business plan), survey dan pemilihan lokasi, renovasi fisik, recruitment, training, operasional, supply chain, marketing hingga keuangan haruslah melalui business process dan kaidah berwirausaha yang baik.
Barburger tidak mencari keuntungan dengan menjual paket kemitraan sebanyak-banyaknya, tetapi merugikan mitra dan investor. Revenue dan keuntungan bisnis Barburger murni diperoleh dari hasil menjalankan usaha yang profesional.
Berapa Paket Kemitraan yang ditawarkan Barburger?
Terdapat tiga tipe investasi:
- Barburger tipe Nayanika Rp. 250 juta
- Barburger tipe Arunika Rp. 400 juta
- Barburger tipe Baswara Rp. 1 Milyar
Apa yang didapat investor untuk paket tersebut?
- IT and POS System (Software & Hardware)
- Visibility (Signboards)
- Kitchen Equipment (Machinery)
- Kitchen Equipment (Stainless Steels)
- Kitchen Equipment (Smallware)
- Opening Activities & Ceremony
- Local authorities coordination
- Trainings and uniforms
- SOP handbook and Service Fundamental
- 1st Starter COGS (bahan baku awal)
- Join fee
- License fee valid for 4 years
- Online Apps registration (Gofood, Grabfood, Shopeefood, AirAsiafood)
Berapa lama masa kerjasama?
Lisensi penggunaan brand Barburger berlaku 4 tahun dan dapat diperpanjang.
Apa model kerjasamanya?
Terdapat dua model Kerjasama kemitraan, yaitu Kemitraan Active Entrepreneur (atau Self Managed atau Swakelola) dan Operator Model Passive Investor (atau Self Running, atau juga biasa disebut AutoPilot).
Apa itu Kemitraan Active Entrepreneur?
Kemitraan Active Entrepreneur atau biasa juga umumnya disebut Self Managed atau ada juga yang menyebut SwaKelola, adalah investor menanamkan modal sekaligus menjalankan day-to-day operation, mulai dari mencari lokasi, merekrut karyawan (yang nantinya dilatih oleh tim dari Barburger holding), merenovasi, mengelola dan membuat laporan keuangan hingga menjalankan kegiatan teknis operasional restoran sehari-hari. Semua dilakukan oleh investor yang sekaligus pengelola. Keuntungan usaha 100% akan diterima oleh investor, termasuk bila mengalami kerugian juga akan ditanggung sepenuhnya oleh investor.
Apa itu Kemitraan Operator Model?
Bisa juga disebut Passive Investor atau AutoPilot, yaitu investor sebatas menanamkan modal, menitipkan dana investasi kepada pengelola (operator), dalam hal ini adalah manajemen Barburger. Seluruh proses bisnis dari A to Z dijalankan dan dikelola oleh operator. Keuntungan atau kerugian ditanggung bersama dengan cara bagi hasil, yang teknis dan besaran prosentasinya disepakati bersama.
Berapa luas lahan yang diperlukan untuk mendirikan 1 cabang Barburger?
- Tipe Nayanika, minimal 2,6m x 4m
- Tipe Arunika, minimal 2,6m x 6m
- Tipe Baswara, minimal luas kitchen + storage area 5m x 10m, minimal luas reception area 5m x 3m, ditambah dining area dengan seating capacity minimal 80 kursi
Dimana saja lokasi Barburger saat ini?
Barburger dikelola oleh PT Mahawirya Makmur Sentosa (PT MMS) yang sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun menjalankan bisnis F&B (food service). Saat ini ada 21 cabang Barburger yang berada di Jakarta dan Tangerang.
Daerah mana saja yang direncanakan akan dibuka cabang-cabang Barburger?
Hingga setahun ke depan, fokus rencana pembukaan cabang baru adalah di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Selanjutnya, secara bertahap akan menjalar ke berbagai kota lain seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Makassar dan IKN Kalimsntan Timur.
Berapa jarak ideal antarcabang yang diperbolehkan?
Penetepan jarak antarcabang ditetapkan berdasarkan berbagai faktor dan pertimbangan, melalui beberapa tahap survey pasar dan trading area yang ketat. Hal terpenting dalam prinsip dasar jarak lokasi antarcabang adalah faktor antisipasi (preventif) akan adanya KANIBALISME atau kompetisi antarcabang sesama brand
Berapa rata-rata omzet atau revenue Barburger?
Berdasarkan data dan pengalaman selama 5 tahun terakhir, rata-rata penjualan Barburger tipe Nayanika berkisar dari 90 juta hingga 120 juta rupiah per bulan. Untuk tipe Arunika di rentang 130 juta hingga 400 juta rupiah per bulan, sedangkan untuk tipe Baswara mulai dari 500 juta hingga 1,2 Milyar rupiah per bulan.
Berapa lama waktu Break Even Point (BEP) atau Balik Modal?
Barburger tipe Nayanika, BEP tercepat 3 bulan, terlama 16 bulan, tergantung response pasar dimana lokasi usaha dijalankan. Faktor lain adalah kedisiplinan, efisiensi dan tata kelola operasional, marketing maupun keuangan dari cabang tersebut.
Berapa keuntungan rata-rata yang akan diperoleh mitra?
Pembahasan lebih rinci mengenai potensi profit maupun lost dari bisnis Barburger, dijelaskan saat pertemuan presentasi proposal dan lebih mendalam lagi diulas pada sesi Feasibility Study (FS)
Apakah memberlakukan Franchise Fee dan Royalty Fee, dan berapa rupiah besarannya?
Terdapat Join Fee (License Fee) yang sudah termasuk dalam paket, berlaku untuk 4 tahun. Terdapat Management, Service & Support Fee, besarnya hanya 2 persen dari Net Revenue (setelah dipotong pajak PB1).
Bagaimana Tahapan berinvestasi membuka kemitraan Barburger dan berapa lama prosesnya?
1. Calon mitra investor menghubungi Barburger atau sebaliknya.
2. Calon mitra investor menerima dan mempelajari proposal kemitraan. Bila perlu diadakan pertemuan presentasi proposal kemitraan Barburger.
3. Bila tertarik, calon mitra investor mengisi form pendaftaran dan membayar (mendepositkan) commitment fee.
4. Survey (Site Survey, Market & Trading Area Survey).
5. Pembahasan RAB (Rancangan Anggaran Biaya), FS (Feasibility Study) dan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Kemitraan (agreement).
6. Construction renovation dan perijinan.
7. Soft Opening dan Grand Opening.
Bila tidak ada kendala, maka keseluruhan proses membutuhkan waktu sekitar 4 s.d. 6 minggu.
Siapa yang mendaftarkan dan mengelola aplikasi Online Food Delivery seperti Gofood, Grabfood, Shopeefood, AirAsiafood dan Tiktok Go?
Pada saat awal dibuka semua cabang baru Barburger, pendaftaran pada seluruh aplikasi online food delivery dihandle langsung oleh tim holding pusat Barburger. Selanjutnya, dalam hal pengelolaan sehari-hari meliputi membuka dan menutup layanan aplikasi, menjaga ketersediaan menu dan layanan secara online, mengatur jam layanan diserahkan oleh cabang masing-masing. Bila terdapat menu baru, promo nasional terbaru dan atau mengubah harga, atau membuat promo diskon tertentu, maka hal ini dilakukan dan dikoordinir oleh manajemen pusat Barburger.
Bagaimana dengan pengadaan karyawan (recruitment), pelatihan (training) dan pengembangan karirnya (career development)?
Seluruh proses dan aktifitas pelatihan dan pengembangan karir karyawan Barburger dan afiliasinya dilakukan oleh tim divisi Training and Human Development dari holding pusat. Adapun proses recruitment, bila kerjasama yang dipilih adalah Swakelola atau Self Managed atau Active Entrepreneur, maka rekrutmen karyawan dilakukan oleh mitra Investor (dan mitra wajib melaporkan turn over karyawan). Bila kerjasama kemitraannya adalah Operator Model atau Autopilot, maka rekrutmen karyawan dihandle oleh tim divisi Human Capital dari holding Barburger.
Bagi calon investor, apakah boleh modalnya atau dana investasinya patungan dari beberapa pihak?
Diperbolehkan menggalang dana patungan dari beberapa individu atau beberapa investor, namun Barburger menjalin komitmen kerjasama kemitraan dan berkomunikasi hanya melalui 1 pintu, yaitu satu individu/orang yang secara resmi ditunjuk dan diberi otoritas oleh gabungan beberapa investor (patungan tsb) untuk menjadi pihak kedua sebagai mitra resmi yang menandatangani dan bertanggungjawab terhadap kesepakatan kemitraan tersebut. Seluruh komunikasi dan proses Kerjasama hanya melaui individu yang resmi ditunjuk tersebut.
Apakah seluruh equipment dan peralatan awal dalam investasi pembukaan Barburger HARUS dibeli dari Holding Barburger atau mitra investor dapat melakukan pengadaan secara mandiri?
Pada dasarnya, paket kemitraan yang ditawarkan sudah termasuk seluruh equipment yang dibutuhkan, termasuk kitchen equipment dan peralatan lainnya. Barburger meyakini bahwa equipment yang berkualitas baik, tentunya akan menghasilkan produk yang juga bermutu baik. Barburger menerapkan standar yang tinggi terhadap kualitas equipment, termasuk kitchen machinery (hot and cold), kitchen stainless equipment, kitchen ware dan smallware yang sangat mempengaruhi mutu produk yang dihasilkan.
Dimungkinkan adanya pembelian barang-barang atau equipment langsung oleh mitra (dari vendor rekanan yang sudah dipercaya atau yang sudah menjalin kerjasama dengan mitra), namun seluruh item atau unit equipment harus memenuhi kriteria dan standar mutu yang ditetapkan oleh Barburger.
Mitra diperbolehkan mengajukan item-item yang ingin dibeli sendiri, dan Barburger akan memberikan guideline standar minimal serta pemeriksaan mutu pada masing-masing item tersebut.
Perlu dicatat, kegagalan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan Barburger berdampak pada mutu produk dan hal tersebut pada ahirnya berujung pada citra brand Barburger.
Bolehkah calon mitra investor membuka lebih dari 1 cabang dalam waktu yang bersamaan?
Ya, diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut; Bila model kerjasama yang dipilih adalah Self Managed (Swakelola), maka calon investor (yang juga selaku pengelola) harus terlebih dahulu lolos uji kelayakan dan kepatutan (Fit & Proper Test), untuk dapat mengelola multi cabang sekaligus.
Apakah calon mitra harus berbadan hukum atau boleh perorangan?
Dianjurkan berbadan hukum. Bila calon mitra investor belum berbadan hukum, proses investasi tetap bisa berjalan dengan atas nama perorangan sambil pembentukan badan hukumnya diproses secara bertahap. Pada akhirnya, menjadi lebih aman bila berbisnis menggunakan jalur resmi badan hukum di wilayah Indonesia.
Bagaimana bila penjualan tidak sesuai dengan proyeksi, target dan perencanaan, atau penjualan sudah memenuhi target namun laba tidak sesuai dengan harapan?
Beberapa tahapan dan tindakan akan dilakukan antara lain:
1. Audit Operasional A to Z, meliputi apakah SOP sudah dijalankan degnan baik dan konsisten, atau terdapat pelanggan SOP sehingga menurunkan mutu produk dan layanan.
2. Audit Inventory dan Keuangan, meliputi stock opnam secara mendadak, pemeriksaan inventory usage, pemeriksaan COGS dan cross check antara penjualan, penggunaan bahan baku dan pengeluaran.
3. Audit efektifitas kegiatan marketing.
4. Re-heat program pemasaran dan penjualan.
5. Menambahkan program kegiatan pemasaran lokal (Local Sales Marketing Initiatives) sembari tetap menjalankan National Marketing Program.
6. Bila 5 tahapan action plan diatas belum menghasilkan perolehan penjualan yang lebih baik, maka Langkah terakhir adalah RELOKASI.
Apakah mitra diperbolehkan menjalankan program pemasaran secara mandiri?
Terdapat 2 macam program pemasaran:
1. National Marketing Program
2. Local Sales & Marketing Activities
Keduanya sama-sama dapat dijalankan baik oleh cabang-cabang Autopilot/Self Running (Operator Model) maupun cabang-cabang mitra Self Managed (Swakelola). Namun, semua kegiatan pemasaran, komunikasi pemasaran dan branding harus terintegrasi dibawah koordinasi tim divisi marketing di kantor pusat.