Tips Menjaga Kolesterol Tetap Normal Meski Makan Banyak Daging

Tips Menjaga Kolesterol Normal ala Barburger

Seluruh umat Islam masih merayakan Idul Adha, dan pastinya warga Indonesia merayakannya dengan menyantap hidangan olahan daging sapi dan kambing. Namun perlu diingat, daging mengandung lemak yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Barburger by Barapi hari ini akan membagikan tips aman menetralkan tubuh dari kolesterol. Makan daging memang bagus tapi harus hati-hati dengan kadar kolestrol yang meroket. Well, langsung aja cek this out tips cerdas berikut!

Daging dan Kolesterol Menurut Pakar

Dr Samuel Oetoro yang merupakan ahli gizi mengungkapkan bahwa tidak masalah jika seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi mengonsumsi olahan daging sapi atau kambing. Dengan catatan, dalam jeda waktu yang lama.

Pakar mengungkapkan bahwa tidak masalah jika makan hanya 1 hari dan kolesterol tinggi tidak apa-apa, apalagi sekali makan.

Di sini, pola makan satu kali makan daging olahan sehari dinilai baik karena tubuh manusia memiliki fungsi menetralkan, mendetoksifikasi, dan menghilangkan zat-zat berbahaya.

Berbahaya Jika Berlebihan

Permasalahannya ada pada pengulangan. Kalau diulang-ulang, bukan hanya saat Idul Adha misalnya dalam kesehariannya seseorang makan makanan berlemak, tentu ini akan menjadi berbahaya karena berlebihan. Mau bagaimanapun, yang berlebihan itu memang tidaklah baik.

Perhatikan Pola Makan

Ia mengungkapkan, untuk mencegah penyakit akibat kolesterol tinggi, sebaiknya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat.

Semua ini tentu berfokus pada masalah kebiasaan. Kalau kamu sudah sehat tidak apa-apa, sebaiknya tidak terlalu banyak konsumsi dulu. Akan lebih baik untuk menjaga diri, dan menerapkan pola hidup sehat.

Jika ingin mengkonsumsi daging kambing, pilihlah kambing yang masih muda. Banyak orang tidak mengetahui bahwa kambing muda memiliki kadar kolesterol yang rendah.

Imbangi dengan Makan Sayur dan Buah

Selain itu, ahli gizi juga menyarankan agar konsumsi daging sapi atau kambing harus diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah. Serat tinggi yang terkandung dalam sayur dan buah, menurutnya, bisa menyerap lemak dari daging yang dikonsumsi.

Selain itu, dr Dian Permatasari juga menyampaikan hal yang sama. Dokter spesialis gizi klinis RS Hermina Ciputat, Tangerang Selatan ini mengatakan bahwa tidak ada makanan khusus yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Meningkatkan konsumsi buah dan sayur merupakan salah satu tindakan yang baik untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Tidak ada yang spesifik. Yang penting tetap makan variatif, gizi seimbang, perbanyak sayur, buah, kurangi lemak jenuh, gula, garam dan minyak.

Sementara itu, Perdana Samekto yang merupakan ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta juga memberikan pendapatnya. Ia mengatakan, ada sejumlah makanan yang mengandung serat larut yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Mekanismenya mengikat kolesterol di usus yang bersumber dari makanan atau garam empedu. Contoh makanannya adalah kacang-kacangan, oat, dedak, buah-buahan seperti jeruk, apel, alpukat, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *